Langsung ke konten utama

Featured post

Webinar Healing dengan Al-Qur’an: Ruang Aman untuk Pikiran yang Lelah

“Ini bukan kajian biasa, tapi ruang aman untuk pikiran yang lelah.” Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, banyak orang menjalani hari dengan senyum yang tampak baik-baik saja, sementara batinnya diam-diam kelelahan. Pikiran penuh, emosi mudah naik turun, dan tubuh terasa terus siaga. Kita membaca artikel tentang stres, mencoba berbagai cara untuk menenangkan diri, dan perlahan menyadari satu hal penting: lelah ini nyata, dan kita butuh ruang yang aman untuk memahaminya—bukan untuk dihakimi, apalagi dipaksa kuat. Rangkaian artikel yang telah dibagikan sebelumnya mengajak pembaca melihat stres dari sudut pandang yang lebih utuh. Stres bukan semata persoalan kurang motivasi, tetapi kondisi psikologis dan neurobiologis yang memengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku. Kita juga diajak mengenal tadarus Al-Qur’an bukan hanya sebagai ibadah ritual, tetapi sebagai latihan kehadiran penuh yang menenangkan sistem saraf dan membantu regulasi diri. Benang merahnya sederhana namun mendalam: ket...

PROFIL USAHA




LATAR BELAKANG

Sulitnya untuk melakukan kolaborasi antar Rumpun Keilmuan Sains, Humaniora, dan Kesehatan.

Ego sektoral dan bidang keilmuan terlebih rumpun keilmuan, sulit untuk mengembangkan riset dan aplikasi riset dalam bentuk pengabdian masyarakat dengan melakukan elaborasi dari tiga rumpun keilmuan.

Butuh tindakan afirmatif dalam pembentukan organisasi yang mampu melakukan riset dan aplikasi dari riset dengan berbasiskan komunitas. Hal ini diharapkan dari riset dan pengabdian masyarakat yang dilakukan langsung dapat dirasakan dampaknya bagi masyarakat.

Hal ini akan berdampak hebat, jika terlebih nilai riset jika memiliki nilai keekonomian yang dapat mensejahterakan masyarakat.

Oleh karena itu perlu didirikan sebuah lembaga independen sebagai pusat riset dan pengabdian masyarakat, sekaligus pengembangan produk dan jasa dari riset yang dilakukan agar riset yang dilakukan memiliki nilai keberlanjutan jangka panjang. Ini karena dilakukan pada sebuah komunitas yang hidup dan terus berkembang, yaitu berbasisikan masyarakat urban, di Jakarta.

Oleh karena itu didirikanlah sebuah lembaga riset, pengabdian masyarkat, serta pengembangan produk yang bernama Pusat Studi dan Aplikasi Keilmuan.


TUJUAN

Melakukan riset yang berkelanjutan di rumpun keilmuan sains, humaniora, dan kesehatan  

Melakukan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan rumpun keilmuan sains, humaniora, dan kesehatan

Melakukan publikasi riset dan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan rumpun keilmuan sains, humaniora, dan kesehatan

Melakukan pengembangan produk barang dan jasa yang berkelanjutan hasil dari riset internal maupun kolaborasi 


VISI

Melakukan riset yang bersifat multi rumpun keilmuan, yaitu berbasiskan lintas rumpun sains dan pengetahuan alam, humaniora, dan kesehatan dengan berbasiskan komunitas.

Melakukan pengembangan produk berupa barang dan jasa yang memiliki nilai keekonomian serta memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarrakat dan berbasiskan multi rumpun keilmuan, yaitu berbasiskan lintas rumpun keilmuan sains dan pengetahuan alam, humaniora, dan kesehatan.

MOTO
Research, Publication, and Community Development for Better Wellbeing and Quality of Life

MISI

Melakukan riset, pengabdian mesyarakat, publikasi, dan pengembangan produk barang dan jasa dengan memiliki nilai keekonomian dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Melakukan kolaborasi riset, pengabdian masyarakat, publikasi dan pengembangan produk barang dan jasa dengan memiliki nilai keekonomian dan kebermanfaatan bagi masyarakat

PROFIL PUSAT STUDI DAN APLIKASI KEILMUAN

Pusat Studi dan Aplikasi Keilumuan terdaftar di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan nomor usaha 19/P.1/31.75.05.1001.01.034.R.9/4/-1.828.2/e/2019. 

Staff Pusat Studi dan Aplikasi Keilmuan adalah ahli di bidangnya.  Selain melakukan riset, staf kami juga merupakan mempraktekkan hasil riset dari keilmuan sains, humaniora, dan kesehatan.  Hal ini dilakukan dengan bingkai keilmuan multi rumpun.

Staf kami berpengalaman sebagai asisten doktoral dan penelitian doktoral yang telah dipublikasikan secara ilmiah.  Staf kami juga terdiri atas lintas latar belakang praktisi yang bekerja di sektor formal dan non formal.  Hal ini adalah kekayaan dan keanekaragaman potensi yang harmonis untuk memajukan bangsa Indonesia.

Pendekatan lintas rumpun keilmuan sains, humaniora, dan kesehatan kami berfokus kepada pelayanan yang diberikan.  Fokus bahwa manusia adalah sebagai entitas biologis secara individu, yang memiliki faktor psikologis secara sadar dan tidak sadar, serta sebagai mahluk sosial yang bermasyarakat.  Pendekatan yang mengutamakan kesejahteraan dan kualitas hidup dari manusia!

LOKASI & KONTAK

Jl. Dana Karya No. 13, RT 004/RW 08, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, DKI Jakarta, 13760

Telepon : 0858-1192-2097
Email    : pusatstudiaplikasikeilmuan@gmail.com

Postingan populer dari blog ini

Stres Bikin Otak Berantakan? Tadarus Quran Solusinya!

  Pikiran berkejaran adalah ciri stres kronis yang dapat merusak otak Sobat PSAK, pernahkah merasa seperti dikejar hantu? Pikiran Sobat terus berputar, tak henti-hentinya, membuat sulit fokus dan merasa cemas? Hati-hati! Hal ini bisa jadi merupakan tanda stres kronis yang memengaruhi kemampuan berpikir kita. Stres kronis bagaikan racun bagi otak. Paparan stres berkepanjangan dapat merusak hipokampus, area otak yang bertanggung jawab atas memori dan pembelajaran. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kognitif, termasuk: Kesulitan berkonsentrasi dan fokus Pikiran yang mudah beralih Memori yang buruk Kesulitan belajar dan mengingat informasi baru Penurunan kemampuan pengambilan keputusan Mekanisme Stres Kronis pada Kemampuan Berpikir Saat Sobat PSAK mengalami stres, tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol. Hormon ini membantu Sobat PSAK menghadapi situasi stres dengan meningkatkan kewaspadaan dan energi dari tubuh. Namun, paparan kortisol dalam jangka pa...

Otak Rekan PSAK Lelah? Jangan Cuma Istirahat, Coba Reset dengan Tiga Kata Kunci Ajaib Ini!

Ilustrasi sholat yang dapat meredakan stres dan overthinking (Pexels.com)   Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Pernahkah rekan PSAK merasa lelah secara mental, bukan karena kurang tidur, melainkan karena pikiran yang tak henti-hentinya dipenuhi kecemasan, prasangka buruk, dan keraguan? Rasanya seperti otak rekan PSAK adalah browser yang membuka terlalu banyak tab, dan sekarang ia hang . Sebagai seorang neuropsikolog yang telah mendampingi banyak orang selama lebih dari satu dekade, saya tahu persis bagaimana rasanya. Sering kali, kita mencoba menenangkan diri dengan hiburan, namun otak tetap terasa berat. Solusi yang saya temukan, yang menggabungkan panduan ilmiah dan spiritual, mungkin terdengar kontroversial: Husnuzzan, Sholat, dan Tadarus. Tiga kata kunci ini bukan sekadar ajaran agama, melainkan kunci untuk "me-reset" otak yang lelah. Husnuzzan: Melatih Otak Mengubah Pola Pikir Otak kita memiliki kecenderungan alami untuk negativity bias , yaitu lebih mudah men...

Stres Berkepanjangan Bikin Otak "Rusak Permanen"? Ini Bukan Sekadar Omongan Kosong!

Ilustrasi stress Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Sering dengar orang bilang stres itu bisa bikin gila? Kedengarannya ekstrem, ya? Tapi kalau kita bicara stres kronis , dampaknya pada kesehatan mental itu jauh lebih serius dari sekadar "perasaan tidak enak." Ini bukan cuma tentang Rekan PSAK jadi gampang marah atau susah tidur semalam dua malam. Stres yang berkepanjangan itu, secara ilmiah, bisa mengubah struktur dan fungsi otak Rekan PSAK, membuka pintu lebar-lebar bagi gangguan seperti kecemasan dan depresi . Ini bukan lagi omong kosong, ini adalah fakta yang diteliti! Di lingkungan kerja yang serba menuntut, dengan deadline yang tak ada habisnya, persaingan ketat, dan ekspektasi yang tinggi, stres seolah sudah jadi bagian dari "paket lengkap." Banyak dari kita menganggapnya normal, "bagian dari pekerjaan." Tapi, apakah kita benar-benar menyadari harga yang harus dibayar oleh otak kita? Dari Stres Biasa Menjadi Racun Otak Kita tahu bahwa ko...