Cognitive Distortion dan Neuroscience of Burnout: Studi Literatur tentang Brain Fog, Emotional Exhaustion, dan Toxic Productivity pada Generasi Produktif
Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Abstrak Burnout dalam ekosistem kerja kontemporer telah bertransformasi dari sekadar fenomena kelelahan okupasional menjadi krisis neurokognitif yang sistemik. Artikel ini mengeksplorasi hubungan kausalitas antara pola pikir maladaptif (distorsi kognitif) dengan mekanisme neurobiologis yang mendasari burnout pada generasi produktif, khususnya Milenial dan Generasi Z. Melalui tinjauan literatur kualitatif, ditemukan bahwa distorsi kognitif bertindak sebagai katalisator bagi disregulasi aksis hypothalamic-pituitary-adrenal (HPA) dan hiperaktivitas amigdala. Secara struktural, kondisi ini berkorelasi dengan penipisan materi abu-abu pada prefrontal cortex (PFC) dan penyusutan striatum, yang bermanifestasi secara klinis melalui emotional exhaustion, brain fog, dan fenomena dopamine depletion. Studi ini juga menyoroti bagaimana budaya hustle culture memperparah kondisi ini dengan menciptakan lingkaran setan toxic productivity. Implikasi dari temu...