Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Ilustrasi burnout Tidak semua orang yang mengalami burnout mengalami depresi. Namun, tidak sedikit orang yang didiagnosis depresi ternyata awalnya hanya mengira dirinya sedang burnout. Di media sosial, kedua istilah ini sering dipakai secara bergantian. Ketika seseorang kehilangan semangat bekerja, ia mengatakan dirinya burnout. Ketika merasa sedih berkepanjangan, orang lain langsung menyebutnya depresi. Padahal, dalam dunia kesehatan, burnout dan depresi adalah dua kondisi yang berbeda meskipun memiliki sejumlah gejala yang saling tumpang tindih. Bahkan, sejumlah peneliti masih memperdebatkan sejauh mana keduanya saling berkaitan karena beberapa gejala burnout dapat menyerupai depresi, terutama pada fase yang berat. Kesalahan memahami kedua kondisi ini dapat berakibat pada penanganan yang kurang tepat. Ada pekerja yang memutuskan resign karena mengira dirinya mengalami depresi, padahal masalah utamanya adalah burnout akibat li...
Research, Publication, and Community Development for Better Wellbeing and Quality of Life