Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Featured post

Work From Home Bisa Merusak Kesehatan Mental? Ini Penjelasan Neurosainsnya

Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Banyak orang mengira bekerja dari rumah ( work from home ) atau sistem hybrid adalah anugerah terbesar bagi pekerja di Jabodetabek. Tidak ada lagi drama macet di Sudirman, tidak perlu berdesakan di KRL Commuter Line pagi hari, dan bisa bekerja sambil mengenakan celana piyama. Namun, sebagai seorang pemerhati neurosains dan psikologi, saya ingin melemparkan sebuah kenyataan pahit yang mungkin tidak ingin Anda dengar: Bekerja dari kamar tamu atau meja makan Anda sebenarnya sedang menciptakan "kebakaran" di dalam sirkuit otak Anda yang jauh lebih berbahaya daripada polusi Jakarta. Kebebasan yang Anda rasakan itu semu. Tanpa disadari, dinding rumah Anda kini telah berubah menjadi dinding kantor yang tidak pernah tutup. Inilah yang disebut dengan jebakan boundary blurring atau pengikisan batas antara kehidupan profesional dan personal yang diperparah oleh technostress . Baca artikel lainnya:  Burnout pada Generasi Z di Lingkungan Kerja Mod...
(Sumber Bangka.tribunnews.com) Tahun baru Islam pada tahun 2019 ini jatuh pada Minggu 1 September 2019 atau bertepatan dengan 1 Muharram 1441 Hijriah. Di Indonesia, ada banyak tradisi 1 Muharram yang sering dilakukan masyarakat di berbagai daerah. Dalam tradisi Islam, tidak ada ajaran khusus dalam menyambut pergantian tahun selain memanjatkan doa kepada Allah dan berpuasa untuk mendapatkan ridho serta ampunan-Nya.  Di Indonesia, akibat proses pengaruh dari berbagai budaya muncullah kegiatan unik untuk merayakan tahun baru Islam tersebut. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini beberapa tradisi 1 Muharram yang unik: 1. Kirab Muharram Tradisi 1 Muharram di Jawa salah satunya adalah Kirab Muharram. Ini adalah ritual yang dilakukan oleh Keraton Surakarta yakni menghadirkan kerbau bule atau kerbau putih milik Kiai Slamet.  Kerbau Bule merupakan hewan kesayangan Susuhunan yang dianggap keramat.  Kiran ini juga dilakukan di Keraton Djogjakarta hadiningrat dan Kera...

REMAJA, UJIAN SEKOLAH, STRES DAN KECEMASAN

Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Ilustrasi siswa tingkat akhir alami kecemasan karena menghadapi ujian akhir sekolah (sumber gambar https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4457488/benarkah-anak-ipa-lebih-stres-dari-anak-ips-ini-kata-psikolog)  1. Definisi Remaja Kata “remaja” berasal dari bahasa Latin adolescene berarti to grow atau to grow maturity (Golinko, 1984, Rice, 1990 dalam Jahja, 2011 dikutipdalam Putro, 2017). Banyak tokoh yang memberikan definisi remaja, seperti DeBrun mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanakkanak dan dewasa. Papalia dan Olds (dikutip dalam Putro, 2017) tidak memberikan pengertian remaja secara eksplisit melainkan secara implisit melalui pengertian masa remaja (adolescence).  Menurut Papalia dan Olds, (dikutip dalam Putro, 2017) masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir b...

DISKURSUS KEMATIAN DAN KIAMAT DALAM PESPEKTIK KEILMUAN SAINS

Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Tulisan ini adalah sebuah hasil perenungan dan diskusi hebat   atas meninggalnya sahabat saya.   Seorang sahabat yang telah mengisi kehidupan saya di masa kuliah dulu, di Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia. Namanya adalah Fajar Wahyudiarto.   Biarlah tulisan ini mengenang semua hal baik yang telah beliau lakukan sepanjang hidupnya.   Khususnya bagi saya adalah bagaimana dia menjadi pribadi yang suka menolong, lembut, penuh kasih sayang tulus, humoris, rajin, dan pekerja keras.   Sebuah pribadi paripurna dari seorang mahasiswa yang bergulat dengan berbagai permasalahan di perkuliahan yang penuh dengan kompetisi hebat, yaitu di Universitas Indonesia.   Kami pernah tidur di kamar yang sama, mengerjakan tugas dalam kelompok yang sama, dan berada di kelas yang sama. Suka duka kami lalui bersama.   Senang, sedih dan kebahagiaan begitu kental kami rasakan, ka...

VITAMIN B DAN DEPRESI

Agus Syarifudin  Partadiredja Tanuarga Solusi masalah depresi dengan pemberian anti depresan, saat ini efektivitasnya mulai diragukan. Anti depresan baru memiliki efek terhadap gejala depresi setelah tiga hingga empat minggu penggunaan. Di sisi lain, pemberian anti-depresan juga memiliki efek samping seperti obesitas, mual, dan lainnya. Sedangkan pemberian vitamin tidak memiliki efek samping. Penelitian tentang nutrisi menemukan bahwa vitamin dapat digunakan sebagai treatment pendamping bagi penderita depresi. Salah satu vitamin yang memiliki efek positif terhadap penanganan gejala depresi adalah Vitamin B. Vitamin B dibutuhkan untuk memfungsikan silkus metilasi, produksi monoamine oxidase, pembentukan DNA, dan memperbaiki serta mempertahankan fosfolipid. Baca juga:  Stres dan Sistem Kekebalan Tubuh Vitamin B dan Mood. Dalam ilmu kimia, metilasi menunjukkan penambahan (adisi) suatu gugus metil pada suatu substrat, atau penggantian (substitusi) suatu atom (atau gu...

Deteksi Dini Stres dan Depresi

Stres! Itulah yang sering diungkapkan saat pikiran kita kalut atau banyak permasalahan. Namun jika ditelaah lebih lanjut, stres tidak hanya bersifat psikis saja. Stress adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental. Bentuk ketegangan ini mempengaruhi kinerja keseharian seseorang. Bahkan stress dapat membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental. Oleh karena itu, saat tubuh kita merasakan tekanan dari luar baik fisik, psikis, emosi maupun mental maka tubuh dapat memberikan respon. Secara umum pemicu stres atau stressor dapat didefinsikan sebagai segala tantangan yang muncul dari dalam atau luar yang mengganggu internal tubuh kita. Tubuh kita akan merespon stressor yang terlibat dalam berbagai mekanisme fisiologi yang dirancang untuk mengembalikan homeostasis. Homeostasis adalah suatu keadaan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dalam menghadapi kondisi yang di alaminya. Baca juga:  VITAMIN B DAN DEPRESI Saat stres datang kesei...

Stres dan Sistem Kekebalan Tubuh

Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Saat ini stres menjadi permasalahan utama di perkotaan. Bahkan stres yang berujung kepada depresi menjadi permasalahan serius. Tingginya rutinitas pekerjaan, beban tugas sekolah dan perkuliahan serta komplesitas masalah di perkotaan mendorong berbagai hal menjadi pemicu stres. Jika tidak ditangani dengan baik, maka stres yang berkepanjangan akan mengarah kepada depresi dan gangguan mood. Namun temuan ilmiah terakhir stres juga berkaitan erat dengan fisiologis tubuh dimana dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh atau immune system. Hal ini tidak tertutup kemungkinan menyebabkan penyakit autoimun. Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang mengalami gangguan sehingga menyerang jaringan tubuh itu sendiri. Padahal seharusnya sistem imun hanya menyerang organisme atau zat-zat asing yang membahayakan tubuh. Banyak ditemukan bahwa penyakit autoimun sepert Lupus, sarkoidosis, vitiligo, hipotiroidisme dimana salah satu pemi...

Sekolah Play Group dan Taman Kanak-Kanak untuk Anak Berkebutuhan Khusus.

Dunia parenting dan pendidikan anak usia dini terus mengalami pergeseran paradigma yang masif. Memahami bahwa setiap anak tumbuh dengan kecepatan yang berbeda adalah satu hal, tetapi mengenali kapan perbedaan tersebut bertransformasi menjadi sebuah kebutuhan khusus adalah tanggung jawab krusial yang menuntut kepekaan tinggi. Anak berkebutuhan khusus ( special needs children ) sering kali menghadapi stigma dan miskonsepsi di tengah masyarakat. Artikel ini akan membedah anatomi hambatan tumbuh kembang anak usia dini, mendalami pentingnya deteksi dini di masa golden age , serta merumuskan strategi penanganan holistik melalui integrasi sistem pendidikan dan terapi. 1. Mendefinisikan Ulang Konsep Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Anak dengan kebutuhan khusus ( special needs children ) dapat diartikan secara simpel sebagai anak yang lambat ( slow ) atau mengalami gangguan ( retarded ) yang tidak akan pernah berhasil di sekolah sebagaimana anak-anak pada umumnya jika mereka dipaksa menggunakan s...