Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga "Kalau burnout hanya ada di pikiran, mengapa hasil MRI menunjukkan perubahan pada otak pekerja yang mengalaminya?" Selama bertahun-tahun, burnout sering dianggap sebagai masalah mental yang "dibesar-besarkan". Masih banyak yang beranggapan bahwa seseorang mengalami burnout karena kurang tangguh, terlalu banyak mengeluh, atau tidak mampu menghadapi tekanan kerja. Padahal, temuan neuroscience modern justru menunjukkan hal yang berbeda. Ilustrasi burnout dan gangguan pada otak Burnout bukan sekadar rasa lelah setelah bekerja seharian. Burnout merupakan respons biologis terhadap stres kerja kronis yang berlangsung dalam waktu lama. Penelitian selama dua dekade terakhir menemukan bahwa burnout berkaitan dengan perubahan pada sistem hormon stres, fungsi jaringan otak, kemampuan berpikir, hingga proses pengambilan keputusan. Bahkan beberapa penelitian pencitraan otak (MRI) menunjukkan adanya perubahan pada prefrontal cortex, am...
Research, Publication, and Community Development for Better Wellbeing and Quality of Life