Ilustrasi stres (Foto: Pexels.com) Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Di Balik Rasa Cemas, Ada Drama Kimia di Otak Pernahkah Rekan PSAK bertanya-tanya, mengapa stres yang terasa di pikiran bisa berujung pada sakit fisik? Mulai dari sakit kepala, perut kembung, hingga jantung berdebar kencang. Rasanya, stres tidak hanya memengaruhi mental, tetapi juga seluruh tubuh. Jika Rekan PSAK bingung mengapa hal ini terjadi, jawabannya terletak pada sebuah drama rumit yang dimainkan oleh otak dan hormon-hormon Rekan PSAK. Bukan sekadar perasaan cemas, stres adalah respons biologis yang sangat terkoordinasi. Otak Rekan PSAK adalah sutradara utama, sementara hormon-hormon bertindak sebagai para aktor. Memahami bagaimana drama ini berlangsung adalah kunci untuk bisa mengendalikan stres, alih-alih membiarkannya mengendalikan Rekan PSAK. Baca artikel lainnya: Otak Anda Punya Tombol "Ngerem"! Kenapa Malah Sering Bablas Saat Stres? Tahap 1: Alarm Bahaya Berbunyi - Respons “Lawan ata...
Research, Publication, and Community Development for Better Wellbeing and Quality of Life