Langsung ke konten utama

Postingan

Stres dari Perspektif Psychoneuroimmunology

Telah diketahui bahwa seluruh kerja sistem organ tubuh manusia saling berkaitan, baik secara langsung ataupun tidak. Rangsangan dari luar tubuh yang menyebabkan gangguan pada salah satu sistem organ tentu akan berakibat kepada sistem organ lainnya. Di era modern yang serba cepat, manusia sering kali mengabaikan bahwa kesehatan mental dan kesehatan fisik berada di bawah satu komando biologis yang sama. Stres sebagai salah satu permasalahan dalam kejiwaan ternyata berdampak luas kepada sistem organ lainnya. Perkembangan keilmuan telah mengetahui bagaimana stres sebagai faktor psikologis berkaitan erat dengan kerja otak serta sistem kekebalan tubuh. Sistem kerja otak dan sistem kekebalan tubuh adalah sistem kerja organ yang vital bagi individu. Permasalahan pada kedua sistem ini tentu akan berdampak besar kepada kesehatan dan kualitas hidup individu dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya. Kajian mendalam mengenai interaksi ini telah menjadi ketertarikan tersendiri dalam cabang ...

Megasistem Dalam Tubuh Manusia Dalam Perspektif Sains dan Ilmu Pengetahuan Alam, Humaniora, dan Kesehatan.

Manusia adalah mahluk yang paling sempurna di bumi jika menyitir dari semua kitab agama yang ada.   Kitab yang mengajarkan bagaimana tata kelola kendalian perilaku manusia dalam setiap.   Kitab-kitab yang mengajarkan kedamaian dan pencapaian kesempurnaan dalam berpikir, mengolah perasaan, dan berperilaku di muka bumi ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Terlepas dari percaya atau tidak percaya kepada Tuhan, namun ada kekuatan energi yang sangat besar di alam semesta.   Energi ini mampu berevolusi menjadi apapun dan menjaga semua sistem yang ada di semesta dan galaksi baik yang sifatnya hidup dan tak hidup.   Energi ini adalah energi yang murni dengan kekuatan dahsyat yang mampu menciptakan dan juga menghancurkan segala bentuk wujud benda, energi, dan gelombang di semesta. Baca juga   DISKURSUS KEMATIAN DAN KIAMAT DALAM PESPEKTIK KEILMUAN SAINS Jika bercerita tentang manusia dan konsep ketuhanan, maka tidak akan ada habisnya.   Manusia berevolusi dala...
(Sumber Bangka.tribunnews.com) Tahun baru Islam pada tahun 2019 ini jatuh pada Minggu 1 September 2019 atau bertepatan dengan 1 Muharram 1441 Hijriah. Di Indonesia, ada banyak tradisi 1 Muharram yang sering dilakukan masyarakat di berbagai daerah. Dalam tradisi Islam, tidak ada ajaran khusus dalam menyambut pergantian tahun selain memanjatkan doa kepada Allah dan berpuasa untuk mendapatkan ridho serta ampunan-Nya.  Di Indonesia, akibat proses pengaruh dari berbagai budaya muncullah kegiatan unik untuk merayakan tahun baru Islam tersebut. Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini beberapa tradisi 1 Muharram yang unik: 1. Kirab Muharram Tradisi 1 Muharram di Jawa salah satunya adalah Kirab Muharram. Ini adalah ritual yang dilakukan oleh Keraton Surakarta yakni menghadirkan kerbau bule atau kerbau putih milik Kiai Slamet.  Kerbau Bule merupakan hewan kesayangan Susuhunan yang dianggap keramat.  Kiran ini juga dilakukan di Keraton Djogjakarta hadiningrat dan Kera...

REMAJA, UJIAN SEKOLAH, STRES DAN KECEMASAN

Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Ilustrasi siswa tingkat akhir alami kecemasan karena menghadapi ujian akhir sekolah (sumber gambar https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4457488/benarkah-anak-ipa-lebih-stres-dari-anak-ips-ini-kata-psikolog)  1. Definisi Remaja Kata “remaja” berasal dari bahasa Latin adolescene berarti to grow atau to grow maturity (Golinko, 1984, Rice, 1990 dalam Jahja, 2011 dikutipdalam Putro, 2017). Banyak tokoh yang memberikan definisi remaja, seperti DeBrun mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanakkanak dan dewasa. Papalia dan Olds (dikutip dalam Putro, 2017) tidak memberikan pengertian remaja secara eksplisit melainkan secara implisit melalui pengertian masa remaja (adolescence).  Menurut Papalia dan Olds, (dikutip dalam Putro, 2017) masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir b...

DISKURSUS KEMATIAN DAN KIAMAT DALAM PESPEKTIK KEILMUAN SAINS

Agus Syarifudin Partadiredja Tanuarga Tulisan ini adalah sebuah hasil perenungan dan diskusi hebat   atas meninggalnya sahabat saya.   Seorang sahabat yang telah mengisi kehidupan saya di masa kuliah dulu, di Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia. Namanya adalah Fajar Wahyudiarto.   Biarlah tulisan ini mengenang semua hal baik yang telah beliau lakukan sepanjang hidupnya.   Khususnya bagi saya adalah bagaimana dia menjadi pribadi yang suka menolong, lembut, penuh kasih sayang tulus, humoris, rajin, dan pekerja keras.   Sebuah pribadi paripurna dari seorang mahasiswa yang bergulat dengan berbagai permasalahan di perkuliahan yang penuh dengan kompetisi hebat, yaitu di Universitas Indonesia.   Kami pernah tidur di kamar yang sama, mengerjakan tugas dalam kelompok yang sama, dan berada di kelas yang sama. Suka duka kami lalui bersama.   Senang, sedih dan kebahagiaan begitu kental kami rasakan, ka...